Friday, April 10, 2009

Olive Oil (Minyak Zaitun)















Benefits of this liquid gold...






It is the only vegetable oil which can be directly consumed virgin and raw


It has an obvious biological flavour, as the tissues need lipids to develop their own activity


Virgin olive oil antioxidants protect from the LDL oxidation more than refined oil


It helps prevent arteriosclerosis and its derivate risks


It improves the stomach and pancreas activities, as well as the hepathobiliar and intestinal levels

It protects and tones up the epidermis


It improves all metabolic functions


It stimulates the growth and makes the calcium absorption and the osseous system mineralization easier

It is especially suitable for children and the elderly because of the high content in vitamin E







Source:


http://www.acesur.com/

Sunday, April 5, 2009

Ath-Thibbun Nabawi (Pengobatan Nabi SAW)


Ibnul Qoyyim berkata “Pengobatan ala Nabi tidak seperti layaknya pengobatan para ahli medis. Pengobatan ala nabi dapat diyakini dan bersifat pasti, bernuansa Ilahy, berasal dari wahyu dan misykat nubuwah serta kesempurnaan akal. Sementara pengobatan yang lainnya lebih banyak bersifat praduga, kira-kira dan berdasarkan eksperimen, yang ketidak efektifan/keakuratannya sering kali tidak dapat dipungkiri. Lain halnya dengan pengobatan ala nabi, yang keefektifannya langsung diterima,disertai dengan keyakinan akan kesembuhannya dan kesempurnaan penerimanya berdasarkan iman dan kepasrahan.

Al Qur'an yang menjadi kesembuhan bagi penyakit di dalam dada, jika tidak diterima dengan cara itu, maka ia tidak akan menyembuhkan penyakit di dalam dada. Bahkan bagi orang-orang munafik, Al Qur'an itu semakin menambah kejahatan diatas kejahatan mereka, menambah penyakit di atas penyakit mereka.

Lalu bagaimana keefektifannya untuk menyembuhkan penyakit badan? Pengobatan cara Nabi tidak tepat kecuali untuk badan-badan yang bersih, sebagaimana penyembuhan Al-Qur'an tidak cocok kecuali hanya untuk jiwa-jiwa yg bersih dan hidup. Manusia yang berpaling dari pengobatan cara Nabi sama dengan keberpalingan mereka dari penyembuhan dengan Al qur'an, yang merupakan kesembuhan yang sangat bermanfaat. Keterbatasan itu tidak terletak pada obat itu sendiri, tapi karena kekotoran tabiat, kerusakan obyek yang hendak diobati dan penolakannya.

Pengobatan ala Nabi adalah apa yang digunakan Nabi SAW, apa yang beliau perintahkan, apa yang beliau anjurkan dan apa yang beliau larang untuk menyalahinya. Ibnul Qoyyim berkata tentang pengobatan para Nabi ini:
Di antara berbagai macam obat-obatan yang dapat menyembuhkan penyakit, yang tidak dapat ditangkap akal para ahli pengobatan,yang tidak dapat dikejar dengan ilmu, analisis dan eksperimen mereka, adalah jenis obat-obatan hati, rohani, kekuatan hati, penyandaran kepada Allah, kembali dan tawakal kepadaNya, shadaqah,do'a, taubat,istighfar, berbuat baik terhadap makhluk, membantu orang yang membutuhkan dan mengenyahkan kesusahan orang lain.

Obat-obatan semacam ini sudah pernah dipraktekan berbagai umat dengan berbagai agama dan keyakinannya, yang ternyata mereka mendapatkan pengaruh yang sangat kuat sebagai kesembuhan.

Sesungguhnya Nabi SAW telah menunjuki kita berbagai macam obat, mengajarkan kepada kita beberapa jalan yang dapat diambil manfaatnya, hingga dapat menjadi penyembuh dengan ijin Allah, selagi kita mengikuti risalahnya dalam masalah pengobatan. Itulah pengobatan yang beliau lakukan, lalu beliau menjelaskannya kepada orang lain, menyuruh dan menganjurkannya, yang di dalamnya terkandung hikmah, yang bisa jadi justru tidak dapat dijangkau akal para pakar pengobatan.

“Berobatlah kalian wahai hamba-hamba Allah, karena Allah Ta'ala tidak menciptakan penyakit melainkan Ia juga menciptakan obatnya,” (HR.Abu Daud)

Allah memberikan kesembuhan kepada siapapun yang mau mengambil sebab, dengan syarat dia harus yakin bahwa obat tersebut merupakan sebab, bahwa dalam obat tersebut tidak ada kekuatan internal untuk menyembuhkan kecuali jika Allah menghendakinya.

Bila kita yakin bahwa sebab itu sendiri yg mendatangkan pengaruh, maka keyakinan itu tidak akan menyembuhkan. Inilah yang terjadi pada kaum Ibrahim as., ketika mereka yakin bahwa api memiliki kekuatan internal akan membakar hangus Nabi Ibrahim as. Tapi Allah ingin menunjukan satu contoh praktis, dengan menghilangkan sifat membakar pada api, sehingga api itu justru berubah menjadi sesuatu yang tidak panas dan keselamatan bagi beliau.

Friday, April 3, 2009

Black Seed (Habbatus Sauda)

The black seed (Nigella sativa), also known as the black caraway, the black cumin, or referred to in Arabic as Habbatul Barakah meaning the blessed seed, has also been used through out history (in Arabian peninsula) to treat a variety of illnesses.

Regarding the black seed, Abu Hurairah narrated that Allah's Messenger Salalahu alayhe wa sallam, said, " Use this black seed regularly, because it has cure for every disease except death." (Bukhari)


Researched on black seeds is also finally getting some limelight from the world of medicine. The composition of the black seeds includes:
15 Amino acid, proteins, carbohydrates, oils ( both fixed and volatile), alkaloids, saponins, crude fiber and traces of minerals including :" calcium, potassium, iron, and sodium. There are still many components in black seeds that haven’t been identified!!!!!!!!!!!!!

Besides its capacity to:


  • reduce inflammation,
  • improve kidney functions,
  • improve milk production in nursing mothers,
  • strengthens the liver, and
  • increase the body’s resistance against diseases,


more recent benefits of the black seeds includes:

  • its potential for the treatment of the bronchial asthma,
  • bronchitis and other respiratory ailments,
  • its capacity to lower excess blood pressure and
  • improve the heart conditions, and
  • its antimicrobial activity against a host of a lot of disease causing organisms like E. coli and Staphylococcus etc.